Ulasan Buku Suara: Zadig

audiobook-zadig-voltaire

Apa jadinya jika seorang pemuda tampan yang cerdas, bijak, baik hati, kaya, berwawasan luas dan menjadi idaman para wanita justru mengalami kemalangan demi kemalangan dalam hidupnya?

Itulah yang terjadi pada tokoh utama dalam sebuah novel berjudul Zadig yang merupakan karya seorang sastrawan berkebangsaan Perancis bernama Farncois-Marie Arounet atau yang lebih dikenal dengan nama Voltaire. Buku ini disajikan dengan gaya cerita seperti layaknya kisah 1001 malam.

Novel ini mengisahkan perjalanan hidup seorang pemuda bernama Zadig yang hidup pada masa pemerintahan Raja Moabdar di Babilonia. Selain memiliki sifat-sifat terpuji, Zadig juga memiliki pegangan hidup berupa kebajikan yang dia dapatkan dari kitab Zaratusthra. Apa yang dia pelajari dari kitab tersebut, dia maksudkan agar bisa membantunya dalam menyelesaikan permasalahan hidup. Tetapi seiring berjalannya waktu, dia merasakan bahwa kebajikan dan kebijaksanaan yang dia miliki justru menimbulkan permasalahan baru dalam hidupnya.

Awalnya, Zadig mengira kebahagiaan hidupnya sudah lengkap dengan memiliki Semira, gadis tercantik di desanya yang akan dia nikahi. Namun malang, Semira justru jatuh ke pelukan pemuda lain di saat mata kiri Zadig cacat akibat sebuah penyerangan. Lalu, Zadig menikahi Azora, seorang gadis terbijak di desanya. Tetapi pada akhirnya, Zadig mengetahui bahwa Azora tidak sebaik dan sebijak yang dia kira.

Perjalanan hidupnya mempertemukan Zadig dengan Raja Moabdar dan Ratu Astarte. Karena keluguannya, dia dijebloskan ke dalam penjara. Namun berkat kebijakan dan pengetahuan luas yang dia miliki, dia berhasil lolos dari hukuman sula dan tiang gantungan. Bahkan dia diangkat sebagai penasehat raja.

Di saat tinggal di istana, Zadig dan Ratu Astarte saling jatuh cinta sehingga membuat murka Raja Moabdar dan berniat untuk membunuh keduanya. Zadig pun melarikan diri ke Mesir dengan bantuan Kador, sahabatnya. Dia meninggalkan Sang Ratu dan tidak mengetahui lagi bagaimana nasib wanita itu.

Setelah itu, berbagai kemalangan menimpa hidupnya. Namun hal tersebut justru menjadi sebuah tempaan baginya untuk tetap menjadi seorang yang bijak dan selalu bersyukur. Pada akhirnya, dia kembali ke Babilonia setelah mendengar kabar wafatnya Raja Moabdar. Beruntung Astarte masih hidup. Zadig pun menjadi raja pemimpin Babilonia dan Astarte sebagai ratunya.

Buku asli yang diterbitkan tahun 1714 ini memiliki alur cerita yang sederhana, namun memberikan kesan yang mendalam bagi siapa saja yang menyimaknya. Bagaimana tidak, jika seorang Zadig yang merupakan sosok sempurna justru mendapatkan kemalangan dalam setiap langkah hidupnya. Kecerdasan dan kebajikan yang dia miliki justru membuatnya serba salah. Namun dengan kebijaksanaan yang dia miliki, Zadig berhasil melalui semuanya dengan tenang. Perjalanan dan perjuangan hidupnya pun berbuah manis.

Menyimak buku yang diterjemahkan oleh Widya Mahardika Putra dan diterbitkan oleh Penerbit Oak pada Oktober 2015 ini bakal terasa gemas sekaligus geli karena ada sejumlah kelucuan dari alur ceritanya. Bahkan dua orang narator Listeno: Jeci Gracietta dan Nuno Orange sudah me-review buku suara ini sebelumnya karena mereka juga sangat gemas dengan novel yang satu ini.

Penasaran kan? Langsung aja dengerin novel Zadig ini hingga tuntas hanya di Listeno! Jika belum punya aplikasinya, bisa diunduh di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *