Sejarah dan Perkembangan Audiobook

listeno-aplikasi-audiobook

Penemuan fonograf oleh Thomas Alva Edison pada tahun 1877 membuat perekaman kata-kata yang diucapkan menjadi mungkin. Hasil rekaman menggunakan fonograf disebut phonographic books (buku fonografi) dengan uji coba pertama menggunakan suara Edison. Kemudian pada tahun 1878, dilakukan sebuah demo rekaman di Royal Institution di Inggris yang menandai dimulainya teknologi rekaman yang berhubungan dengan sastra lisan.

Di antara akhir tahun 1800an hingga awal tahun 1900an, rekaman ucapan pendek banyak yang terjual dalam bentuk silinder, namun hanya bisa merekam hinggga empat menit saja. Kemudian berkembang dalam bentuk piringan yang bisa merekam lebih lama, 12 menit, tetapi tetap saja dirasa tidak praktis karena seseorang harus memiliki setumpuk kaset piringan hanya untuk mendengarkan sebuah buku. Hingga pada tahun 1930an, durasinya meningkat menjadi 20 menit.

Pada tahun 1931, American Foundation for the Blind dan Library of Congress Book for the Adult Blind Project mengadakan Talking Books Program yang bertujuan untuk menyediakan bahan bacaan yang dapat didengar oleh para veteran yang terluka selama Perang Dunia I dan penyandang cacat mata. Ujicoba pertama perekaman suara untuk program ini berlangsung pada tahun 1932. Setelah resmi menerima hak cipta dan bebas biaya untuk pendistribusiannya, organisasi tersebut mengeluarkan talking book yang meliputi sejumlah bagian dari Bibel, karya-karya Shakespeare dan beberapa karya fiksi.

Tahun 1952, Barbara Holdridge dan Marianne Roney mendirikan sebuah perusahaan bernama Caedmon Records yang berperan besar terhadap penjualan rekaman ucapan kepada publik. Perusahaan tersebut merupakan cikal bakal bisnis audiobook sehingga dijuluki sebagai cikal bakal industri buku suara (the seed of the audiobook industry).

Listening Library yang didirikan oleh Anthony Ditlow dan istrinya pada tahun 1955 di Red Bank, New Jersey juga menjadi sebuah perusahaan pelopor yang mendistribusikan audiobook ke berbagai sekolah, perpustakaan dan pasar khusus, termasuk rumah sakit. Ditlow sendiri merupakan seorang yang buta sebelah.

Pada tahun 1970an-1990an, muncul kaset rekaman yang berkembang pesat seiring dengan perkembangan teknologi hingga bermunculan berbagai perusahaan penerbit audiobook. Tahun 1996, Audio Publishers Association mendirikan Audie Awards untuk audiobook. Event ini semacam penghargaan Oscar yang dikhususkan untuk dunia industri buku berbicara. Pada pemenang untuk penghargaan ini diumumkan tiap tahun pada bulan Januari.

Studio Listeno

Perjalanan waktu membuat perkembangan teknologi meningkat secara signifikan. Sebuah perusahaan yang bergerak di dunia digital berhasil menciptakan sebuah digital media player untuk seluruh dunia bernama The Audio Player pada tahun 1997. Berlanjut pada tahun 1998, perusahaan ini resmi mendirikan website pertama yang menjual digital audiobook.

Berbagai inovasi yang berhasil diciptakan membuat audiobook dapat dinikmati oleh semua kalangan dengan perangkat pemutarnya. Perkembangan audiobook yang cukup pesat membuat Bob dan Debra Deyan membuka Deyan Institute of Vocal Artistry and Technology (DIVA) pada tahun 2014 yang merupakan sekolah pertama di dunia yang mengajarkan seni dan teknologi tentang pembuatan audiobook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *