Review Audiobook Kumpulan Dongeng Kuda Besi

kuda-besi-listeno

Kuda Besi, merupakan sebuah kumpulan dongeng anak yang digagas dan diterbitkan oleh penerbit Birokreasi pada 2014. Kuda Besi sendiri merupakan singkatan dari Kumpulan Dongeng Anak Bersama Birokreasi dan berisi duabelas dongeng anak yang sangat kid-friendly sehingga cocok untuk dinikmati oleh semua anak.

Terbitnya buku ini berawal dari sebuah ide penggalangan dana untuk anak-anak yatim piatu di sebuah panti asuhan di Yogyakarta. Selain itu, tema dongeng anak dipilih karena buku-buku yang layak dikonsumsi untuk usia anak-anak semakin langka. Dari kedua hal tersebut, Birokreasi pun menggandeng sejumlah penggiat yang bermisi sama dalam meningkatkan minat baca anak dan keuntungan dari buku ini pun disumbangkan ke panti asuhan tersebut.

Kini bersama Listeno, buku Kuda Besi sudah tersedia dalam versi audio yang dinarasikan oleh Nuno Orange, salah satu narator Listeno yang jago mendongeng, sehingga audiobook Kuda Besi ini benar-benar hidup.

“Semut-semut itu sangat hebat. Ketika mereka menemukan sumber makanan, mereka mengeluarkan sebuah zat senyawa kimia yang dapat dijadikan sebagai jejak agar teman-temannya bisa menemukan sumber makanan tersebut.”

Audiobook antologi dongeng anak ini diawali dengan Maestro Kodok: Pemimpin Orkestra Padang Rumput yang mengisahkan tentang perjuangan seekor kodok untuk mendapatkan sekotak butiran embun agar konser musim hujan di padang rumput tetap berjalan.

Sejumlah dongeng lain yang bisa didengarkan dalam audiobook Kuda Besi ini antara lain Cita-cita si Peri Kecil, Ranting Penyihir, Puteri Angsa Putih, dan Otak Cemerlang Piliang.

Di setiap dongeng dalam audiobook Kuda Besi ini menggunakan bahasa sederhana namun mudah dimengerti oleh anak-anak dan menyimpan berbagai pesan moral sehingga audiobook ini cocok diperdengarkan kepada anak-anak sebagai dongeng sebelum tidur.

Ayo, ajak si kecil untuk mengikuti berbagai dongeng dan kisah yang terangkum dalam Kuda Besi ini hanya di Listeno.

“Tidak perlu memujiku seperti itu. Aku melakukan ini karena memang sesama makhluk Tuhan kita harus saling menolong.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *