Penemu Mesin Cetak: Johannes Gutenberg

johannes-gutenberg
Johannes Gutenberg (Wikipedia)

Buku menjadi satu benda yang tak terlepas dalam kehidupan sehari-hari, terlebih bagi mereka yang selalu berkutat dengan buku, seperti pelajar, guru, penulis, penerjemah dsb. Tentunya kita sudah mengenal buku tulis dan buku bacaan. Jika buku tulis menjadi media untuk menulis dengan tangan, maka buku bacaan yang banyak beredar merupakan media bagi mesin cetak.

Awalnya, berbagai buku dan kitab dibuat secara manual sehingga jumlah yang dihasilkan juga terbatas. Namun setelah mesin cetak ditemukan, buku dan kitab bisa diproduksi dalam jumlah yang banyak dan seragam. Selain itu, proses produksinya tidak memakan waktu yang lama seperti sebelumnya.

Lalu siapakan penemu mesin cetak?

replika-mesin-cetak-gutenberg
replika mesin cetak Gutenberg di Featherbed Alley Printshop Museum, Bermuda (Wikipedia)

Adalah Johannes Gutenberg, seorang pandai besi berkebangsaan Jerman yang disebut sebagai penemu mesin cetak. Tidak ada catatan sejarah yang menyatakan dengan pasti tanggal kelahiran pria bernama lengkap Johannes Gensfleisch zur Laden zum Gutenberg ini. Namun dia diperkirakan lahir pada sekitar tahun 1398 di kota Mainz, ibukota Rheinland-Pfalz, Jerman. Gutenberg merupakan anak bungsu dari seorang pedagang kelas atas bernama Friele Gensfleisch zur Laden dengan istri keduanya.

Gutenberg menemukan mesin cetak pada tahun 1450-an. Pada awalnya dia menciptakan alat cetak sederhana yang dia gunakan untuk mencetak surat pengampunan dosa dalam jumlah ratusan. Namun pada akhirnya ada sejumlah pihak yang menggunakan surat pengampunan itu dengan sesuka hati dan memicu lahirnya kebangkitan protestan di bawah pimpinan Martin Luther King.

gutenberg-bible
Gutenberg Bible di New York Public Library (wikipedia)

Hal itu membuat Gutenberg dituding sebagai orang yang paling bersalah atas peristiwa tersebut. Tetapi setelahnya, nama Gutenberg dikenang sebagai orang yang berhasil mencetak kitab Injil pertama dengan nama Gutenberg Bible (juga dikenal dengan nama 42-line Bible, Mazarin Bible atau B42) yang selesai dicetak pada tahun 1455 sebanyak 180 kitab. Gutenberg Bible menjadi kitab cetak tertua dengan kualitas estetika dan artistik yang tinggi.

Hampir separuh hidup Gutenberg dihabiskan untuk menggeluti profesi sebagai tukang emas. Gutenberg meninggal pada 3 Februari 1468 di usia 70 tahun. Dia dimakamkan di gereja Franciscan yang berada di Mainz. Namun sekarang makam Gutenberg sudah hilang semenjak gereja tersebut dihancurkan. Tahun 1504, nama Gutenberg disebut sebagai penemu tipografi dalam buku oleh Professor Ivo Wittig.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *